Jika komputer terlanjur terinfeksi virus Conficker yang kini menjadi topik yang paling hangat bagi pengguna komputer di seluruh dunia, tak perlu khawatir. Anda tak sendirian karena diperkirakan sudah ada 12 juta komputer yang terinfeksi di seluruh dunia saat ini. Kalau antivirus pun masih gagal mengatasi, masih ada cara membasminya meski butuh sedikit kerja keras.
Berikut 7 langkah membasmi virus Conficker dari Vaksincom:
1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan/internet. Matikan akses WiFi kalau ada dan cabut kabel ethernet dari jaringan LAN.
2. Matikan system restore (Windows XP/Vista).
Caranya pilih Start>>All Program>>Accesories>>System Tools>>System Restore kemudian pada menu setting pilih off untuk seluruh partisi.
3. Matikan proses virus yang aktif pada services. Gunakan removal tool dari Norman untuk membersihkan virus yang aktif. Program ini tersedia cuma-cuma dan dapat di-download di:
http://download.norman.no/public/Norman_Malware_Cleaner.exe
4. Delete service svchost.exe gadungan yang ditanamkan virus pada registry. Anda dapat mencari secara manual pada registry.
5. Hapus Schedule Task yang dibuat oleh virus. (C:-WINDOWS-Tasks)
6. Hapus string registry yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini. Salin script ini lalu install.
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced, Hidden, 0x00000001,1
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced, SuperHidden, 0x00000001,1
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, CheckedValue, 0x00000001,1
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-BITS, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-ERSvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-wscsvc, Start, 0x00000002,2
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-wuauserv, Start, 0x00000002,2
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, dl
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, ds
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, dl
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Applets, ds
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Services-Tcpip-Parameters, TcpNumConnections
Gunakan notepad untuk menyalin, kemudian simpan dengan nama "repair.inf" (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan). Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Catatan : Untuk file yang aktif pada startup, anda dapat men-disable melalui "msconfig" atau dapat men-delete secara manual pada string :
"HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run"
7. Untuk pembersihan virus W32/Conficker.DV secara optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang ter-update dan mampu mendeteksi virus ini dengan baik dan patch komputer anda dengan http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx guna mencegah infeksi ulang.
Selamat berjuang dan semoga sukses
Tampilkan postingan dengan label Anti virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti virus. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 Februari 2009
Selasa, 17 Februari 2009
Uninstall Symantec Antivirus Corporate Client
Ada yang beda saat anda mau menghapus/uninstall software antivirus Symantec Antivirus Corporate Client karena ketika melakukan melalui Add/Remove Program ditanyakan password.
Kebetulan di kantor saya juga menggunakan produk antivirus yang sama. Nah, agar dapat menguninstall Symantec Antivirus Corporate Client yang di manage di server, cara paling mudah adalah menanyakan ke administrator yang mengaturnya. Atau Jika memang tidak dimungkinkan karena berbagai hal, dapat melakukannya dengan cara berikut:
·Coba gunakan password default, yaitu: "symantec" (tanpa tanda petik).
·Atau langsung mem-by-pass agar uninstall tidak lagi memerlukan password, yaitu dengan mengedit registry. Masuk ke:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\INTEL\LANDesk\VirusProtect6\CurrentVersion\Administrator Only\Security\, kemudian edit nilai untuk UseVPUninstallPassword dari 1 ke 0.
Kebetulan di kantor saya juga menggunakan produk antivirus yang sama. Nah, agar dapat menguninstall Symantec Antivirus Corporate Client yang di manage di server, cara paling mudah adalah menanyakan ke administrator yang mengaturnya. Atau Jika memang tidak dimungkinkan karena berbagai hal, dapat melakukannya dengan cara berikut:
·Coba gunakan password default, yaitu: "symantec" (tanpa tanda petik).
·Atau langsung mem-by-pass agar uninstall tidak lagi memerlukan password, yaitu dengan mengedit registry. Masuk ke:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\INTEL\LANDesk\VirusProtect6\CurrentVersion\Administrator Only\Security\, kemudian edit nilai untuk UseVPUninstallPassword dari 1 ke 0.
Label:
Anti virus
Cara menangani virus win32.downadup.B
Membicarakan soal virus kayanya tak akan ada ujungnya, hampir dipastikan ada saja virus-virus baru yang bermunculan entah itu virus dari luar ataupun virus lokal. Kenapa hal ini bisa terjadi? ya memang susah ditebak juga motif dari si pembuat virus ini, ada yang mengatakan bahwa si pembuat virus ini hanya iseng dengan kejahilannya untuk bisa tenar atau hanya untuk kepuasan sebagai sarana menyalurkan ide/kemampuannya, tapi diluar itu juga kita tidak tahu motifnya yang jelas pasti setiap orang yang komputernya terkena virus akan merasa jengkel bahkan bisa saja menjadi panik jika saja virus tersebut sampai merusak data.
Tepatnya tanggal 13 pebruari kemaren di kantorku juga terkena virus bahkan virus ini sangat sulit untuk diberantas. Virus ini jenisnya worm "w32.downadup.b". Selang beberapa saat virus ini menyebar ke seluruh jaringan padahal semua komputer yang terkoneksi ke jaringan telah menggunakan antivirus symantec client yang terintegrasi ke server.
Virus ini menyebar melalui USB flash disk dan komputer yang terhubung ke jaringan, menurut sumber yang aku dapat dari internet virus ini mulai ada sejak november 2008 hanya saja waktu itu cakupannya tidak sampe ke asia tenggara. Aktivitas yang dilakukan oleh virus ini, dia menempel pada folder temporary internet files dan juga folder c:\windows\system32\network service\, sehingga jaringan komputer pun menjadi macet.
Ada yang aneh juga dari aktivitas yang dilakukan oleh virus ini yaitu komputer yang terhubung ke jaringan tiba-tiba menjadi tidak konek kalo kita browse komputer lain pada windows explorer padahal kalo di ping pada modus DOS lancar-lancar saja. Nah kalo saja ini terjadi anda tinggal restart saja komputer dan pasti akan terkoneksi lagi.
Ya ribet juga kalo sudah terinfeksi. buat rekan-rekan yang belum terinfeksi ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:
1. Jika operating system anda menggunakan windows, segera update patchnya dari situs microsoft
2. Berikan password yang unik yang tidak gampang ditebak pada user administrator
3. Install antivirus yang handal dan juga updatenya yang terbaru
4. Jika anda masih mau menggunakan USB, segera off kan modus plag un play nya supaya begitu anda menancapkan USB Flash disk anda punya kesempatan untuk scan virus
ya hanya ini yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat, lain kali disambung lagi kalo sudah nemuin serumnya.
Tepatnya tanggal 13 pebruari kemaren di kantorku juga terkena virus bahkan virus ini sangat sulit untuk diberantas. Virus ini jenisnya worm "w32.downadup.b". Selang beberapa saat virus ini menyebar ke seluruh jaringan padahal semua komputer yang terkoneksi ke jaringan telah menggunakan antivirus symantec client yang terintegrasi ke server.
Virus ini menyebar melalui USB flash disk dan komputer yang terhubung ke jaringan, menurut sumber yang aku dapat dari internet virus ini mulai ada sejak november 2008 hanya saja waktu itu cakupannya tidak sampe ke asia tenggara. Aktivitas yang dilakukan oleh virus ini, dia menempel pada folder temporary internet files dan juga folder c:\windows\system32\network service\, sehingga jaringan komputer pun menjadi macet.
Ada yang aneh juga dari aktivitas yang dilakukan oleh virus ini yaitu komputer yang terhubung ke jaringan tiba-tiba menjadi tidak konek kalo kita browse komputer lain pada windows explorer padahal kalo di ping pada modus DOS lancar-lancar saja. Nah kalo saja ini terjadi anda tinggal restart saja komputer dan pasti akan terkoneksi lagi.
Ya ribet juga kalo sudah terinfeksi. buat rekan-rekan yang belum terinfeksi ada beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:
1. Jika operating system anda menggunakan windows, segera update patchnya dari situs microsoft
2. Berikan password yang unik yang tidak gampang ditebak pada user administrator
3. Install antivirus yang handal dan juga updatenya yang terbaru
4. Jika anda masih mau menggunakan USB, segera off kan modus plag un play nya supaya begitu anda menancapkan USB Flash disk anda punya kesempatan untuk scan virus
ya hanya ini yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat, lain kali disambung lagi kalo sudah nemuin serumnya.
Label:
Anti virus
Jumat, 14 November 2008
Symantec Umumkan Keluarga Baru Backup Exec

Jakarta - Symantec Corp. mengumumkan versi terbaru Backup Exec, sebuah software untuk perlindungan data yang diklaim inovatif untuk lingkungan mesin virtual.
Software tersebut adalah Backup Exec 12.5 box shot dan Backup Exec System Recovery 8.5 box shot. Keduanya adalah bagian dari keluarga produk Backup Exec. Backup Exec sendiri sebenarnya sudah dirilis pertama kali sekitar tahun 1990-an.
Software tersebut berfungsi untuk melindungi data, memberikan pemulihan (recovery) data dan sistem yang komprehensif dalam sistem virtual dan fisik, serta dukungan terhadap portfolio Windows Server 2008.
Symantec juga menambahkan manajemen sistem Backup Exec terbaru dan fleksibilitas penyimpanan (storage) yang lebih ditingkatkan untuk lingkungan heterogen, sehingga perusahaan dapat dengan mudah melindungi data dan sistem mereka.
Backup Exect 12.5 memungkinkan perusahaan secara mudah melindungi data atau sistem mereka dalam lingkungan fisik dan virtual. Sedangkan Backup Exec 8.5 memudahkan pengguna untuk memulihkan sistem Windows secara lengkap dalam hitungan menit, bahkan dalam hardware atau virtual yang berbeda.
Darell Riddle, Director Product Management Symantec, mengatakan software ini sangat mudah digunakan dan diaplikasikan.
"Apapun data yang dimiliki seperti mySQL atau Oracle, software ini bisa diaplikasikan sehingga sangat memudahkan pengguna," ujar Riddle pada acara konferensi pers di Hotel Shangrila, Jakarta, Kamis (13/11/2008).
Senior Technical Consultant Symantec Andy Darmawan menambahkan, software ini lebih ditujukan untuk kalangan UKM, namun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan kalangan perusahaan.
Backup Exec 12.5 ditawarkan dengan harga US$ 1,115 untuk lisensi media server, sedangkan Backup Exec System Recovery 8.5 dijual dengan harga sekitar US$ 1,227 untuk per server dan US$ 81 untuk per workstation. ( dwn / dwn )
Devi Suzanti - detikinet
Label:
Anti virus
Langganan:
Postingan (Atom)
