Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2009

Troubleshooting

Troubleshooting adalah suatu pekerjaan yang dilakukan untuk mengatasi gangguan. Dalam berbagai hal jarang sekali ada materi mengenai troubleshooting terkecuali dalam pelatihan technisi, biasanya ilmu ini didapat dari pengalaman seseorang yang sudah terjun langsung dan menekuninya. Adapun troubleshooting yang akan dibahas kali ini yaitu mengenai troubleshooting pada komputer.

1. Power ON (power supply dan mainboard)

Tidak ada tegangan yang masuk pada power supply
Solusi: Cek tegangan dengan testpen, jika bagus gantilah kabel power

Power Supply pada bagian stand by atau bagian main power mengalami kerusakan
Solusi: Cek komponen elektroniknya

Terjadi Konsleting
Solusi: Pastikan sumber tegangan dan kabel tidak basah dan kabel tidak bersentuhan dengan yang lainnya


2. Power Self Test (RAM, Mainboard, Prossesor, VGA)

Tanda beep panjang berulang ulang menandakan kerusakan pada RAM
Solusi: Benarkan posisi RAM, jika masih juga ganti posisi slot RAM biasanya slot bisa lebih dari 2, atau jika masih sama ganti RAM nya.

Tanda beep bervariasi panjang dan pendek berulang ulang menandakan kesalahan pada prosessor.
Solusi: Lepaskan prosessor dari socketnya kemudian bersihkan, pasang prosessor dan pendingin dengan benar dan jika belum benar juga ganti prosessor

Tanda tone sekali menandakan kesalahan pada VGA Card
Solusi: Lepaskan VGA dari slotnya kemudian pasang lagi dengan benar, Jika masih sama Ganti VGA Card

Tidak ada beep menandakan kesalahan pada mainboard.
Solusi: Reset mainboard dengan melepaskan batere CMOS atau pindahkan posisi jumper ke pin 2 dan 3, restart komputer kemudian pasang lagi jumper di pin 1,2 dan apabila tidak benar juga ganti mainboard


3. Boot (disk, BIOS atau Operating sistem)

Konfigurasi Disk pada BIOS salah
Solusi: Masuk ke BIOS dengan menekan tombol F2 atau tombol Delete [tergantung merk], lalu arah boot/boot sequence disesuaikan dengan keinginan.

Disk belum terpasang secara benar
Solusi: Pasang kabel data dan power dengan benar dan lihat pada BIOS apakah disk sudah terdeteksi sesuai keinginan dan periksa pula pemasangan jumper.

Belum adanya sistem operasi pada disk
Solusi: Instal OS

4. Operating Sistem (Operating sistem)

Sistem operasi yang diinstal premature/tidak selesai
Solusi: Instal lagi sampai selesai atau ganti master OS jika terhenti di tengah jalan.

Install sistem operasi tidak selesai-selesai saat pengcopyan dari CD ke harddisk
Solusi: Ganti memory/RAM

Sistem operasi yang diinstal corrupt
Solusi: Ganti master OS kemudian lalukan install ulang

Sistem operasi rusak (terkena virus) yang menyebabkan file sistem dan file data library hilang.
Solusi: Upgrade atau instal ulang OS

Komputer sering restart
Solusi: Repair registri OS dengan Norton utilities, jika masih saja nge-restart lakukan install ulang OS

5. Prompt (Operating sistem, driver, Software Hardware tambahan)


Kerusakan pada sistem operasi (file master corrupt atau terkena virus)
Solusi: Upgrade OS dengan master yang bagus.

Kerusakan pada driver (driver salah atau hardware rusak)
Solusi: Pastikan driver sesuai dan terinstal secara benar, hardware dapat berfungsi secara baik.

Kerusakan pada software (software corrupt, terkena virus atau registri rusak)
Solusi: Hilangkan registri dan instal lagi dengan master software yang bagus

Senin, 16 Maret 2009

MERAWAT KOMPUTER

1.Defrag harddisk secara berkala
Defrag berfungsi untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja CPU akan lebih ringan yang akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Kalau kita buat analogi, maka ibaratkan harddisk adalah sebuah gudang dimana di dalamnya terdapat berbagai jenis barang. Apabila barang itu ditempatkan secara acak maka akan sulit sekali untuk mencari dan mengambil barang tersebut. Jadi apabila barang itu ditata sesuai dengan kategori atau berdasarkan nomor maka akan mudah sekali untuk mencari barang tersebut demikian juga harddisk.
Caranya: klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter.
Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Satu lagi syarat mendefrag komputer adalah diusahakan jangan sampai waktu anda defrag tiba-tiba listrik mati, karena biasanya jika listrik tiba-tiba mati maka data yang di defrag bukannya tertata rapi tetapi akan lebih kacau bahkan bisa jadi anda harus menginstall ulang harddisk anda.

2. Aktifkan screensaver
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang penting. Monitor CRT, televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD yang sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.
Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai keinginan

3. Ventilasi yang cukup
Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor/CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tersebut. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm.
Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau Stabilizer.
Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stabilizer untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup program yg tidak berguna
Setiap program yang diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan maka semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat, beban kerja CPU menjadi lebih berat yang akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.

6. Install program antivirus dan update secara berkala
Untuk dapat mengenali virus, malware, spyware terbaru maka sebaiknya rajinlah mengupdate program antivirus secara berkala, jangan biarkan antivirus anda bodoh. Dengan mengupdate antivirus anda telah mengupdate pengetahuan/menambah list pada antivirus. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat anda menginstall ulang komputer.
Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang, karena biasanya install ulang dengan clean install harddisk anda Sekalian di format.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin
Jika anda menghapus dengan cara delete bukan dengan menekan CTRL+Delete, sebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk, file/folder tersebut akan ditampung terlebih dahulu di Recycle Bin dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat dikembalikan lagi/ di restore. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat.
Caranya: Jalankan Windows Explorer > klik kanan Recycle Bin > klik Empty Recyle Bin atau anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speaker Active terlalu dekat dengan monitor
Meletakan speaker dekat dengan monitor akan berpengaruh pada warna layer monitor dimana warna monitor akan menjadi tidak rata atau belang-belang karena adanya medan magnet.

9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna
Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan registri yang sudah tidak terpakai
Registri windows yang sudah tidak terpakai akan mengakibatkan loading CPU menjadi lambat. Jadi untuk registri yang sudah tidak terpakai/belum terhapus saat uninstall program maka sebaiknya dibersihkan dengan software pembersih registri, misalnya registri cleaner.

11. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan supaya computer tidak cepat panas bahkan debu semacam pasir yang menempel pada komponen computer akan mengakibatkan komponen tersebut meleleh.
Caranya: Buka casing terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus atau tiup debu dengan kompressor tapi apabila anda membersihkan dengan kompressor anda harus hati-hati jagan sampai pada kompressor masih keluar cairan. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu atau cairan tidak mudah masuk ke dalam komputer.

12. Pasang kabel ground.
Apabila casing anda nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.

Semoga bermanfaat

Kamis, 26 Februari 2009

Pipeline

Pipeline adalah mesin yang melaksanakan beberapa komputasi yang berbeda secara bersama-sama, namun pada saat itu setiap komputasi akan berada dalam tahapan eksekusi yang berbeda.

Pipeline pada Microprocessor
-Teknologi pipeline yang digunakan pada komputer bertujuan untuk meningkatkan kinerja dari komputer.
-Secara sederhana, pipeline adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan sejumlah kerja secara bersamaan tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan secara kontinu pada unit pemrosesan. Dengan cara ini, maka unit pemroses selalu bekerja.

Teknik pipeline ini dapat diterapkan pada berbagai tingkatan dalam sistem komputer. Bisa pada level yang tinggi, misalnya program aplikasi, sampai pada tingkat yang rendah, seperti pada instruksi yang dijalankan oleh microprocessor.

Ada perbedaan khusus antara model microprocessor yang tidak menggunakan arsitektur pipeline dengan microprocessor yang menerapkan teknik ini.
-Pada microprocessor yang tidak menggunakan pipeline, satu instruksi dilakukan sampai selesai, baru instruksi berikutnya dapat dilaksanakan.
-Sedangkan dalam microprocessor yang menggunakan teknik pipeline, ketika satu instruksi sedang diproses, maka instruksi yang berikutnya juga dapat diproses dalam waktu yang bersamaan. Tetapi, instruksi yang diproses secara bersamaan ini, ada dalam tahap proses yang berbeda. Jadi, ada sejumlah tahapan yang akan dilewati oleh sebuah instruksi.
Misalnya sebuah microprocessor menyelesaikan sebuah instruksi dalam 4 langkah. Ketika instruksi pertama masuk ke langkah 2, maka instruksi berikutnya diambil untuk diproses pada langkah 1 instruksi tersebut. Begitu seterusnya, ketika instruksi pertama masuk ke langkah 3, instruksi kedua masuk ke langkah 2 dan instruksi ketiga masuk ke langkah 1.
Dengan penerapan pipeline ini pada microprocessor akan didapatkan peningkatan dalam unjuk kerja microprocessor. Hal ini terjadi karena beberapa instruksi dapat dilakukan secara parallel dalam waktu yang bersamaan. Secara kasarnya diharapkan akan didapatkan peningkatan sebesar K kali dibandingkan dengan microprocessor yang tidak menggunakan pipeline, apabila tahapan yang ada dalam satu kali pemrosesan instruksi adalah K tahap.
Teknik pipeline ini menyebabkan ada sejumlah hal yang harus diperhatikan sehingga ketika diterapkan dapat berjalan dengan baik. Tiga kesulitan yang sering dihadapi ketika menggunakan teknik pipeline ini adalah :
1.Terjadinya penggunaan resource yang bersamaan,
2.Ketergantungan terhadap data,
3.Pengaturan Jump ke suatu lokasi memori.

Karena beberapa instruksi diproses secara bersamaan ada kemungkinan instruksi tersebut sama-sama memerlukan resource yang sama, sehingga diperlukan adanya pengaturan yang tepat agar proses tetap berjalan dengan benar. Sedangkan ketergantungan terhadap data, bisa muncul, misalnya instruksi yang berurutan memerlukan data dari instruksi yang sebelumnya. Kasus Jump, juga perlu perhatian, karena ketika sebuah instruksi meminta untuk melompat ke suatu lokasi memori tertentu, akan terjadi perubahan program counter, sedangkan instruksi yang sedang berada dalam salah satu tahap proses yang berikutnya mungkin tidak mengharapkan terjadinya perubahan program counter.
Dengan menerapkan teknik pipeline ini, akan ditemukan sejumlah perhatian yang khusus terhadap beberapa hal di atas, tetapi tetap akan menghasilkan peningkatan yang berarti dalam kinerja microprocessor. Ada kasus tertentu yang memang sangat tepat bila memanfaatkan pipeline ini, dan juga ada kasus lain yang mungkin tidak tepat bila menggunakan teknologi pipeline.

Kategori Pipeline
1.Pipeline Unit Arithmetic : berguna untuk operasi vector
2.Pipeline Unit Instruction : berguna untuk komputer yang mempunyai set instruksi yang sederhana

Rabu, 21 Januari 2009

Agar baterai laptop tidak cepat nge-drop

Bagi sebagian orang yang mobilitasnya tinggi, laptop adalah sarana pendukung yang sangat penting, karena dengan laptop maka orang tersebut bisa bekerja ataupun presentasi dimanapun. Akan tetapi sangat sulit kalau saja laptop tersebut baterainya cepat nge-drop “habis”. Baterai nge-drop bisa disebabkan karena cara pengisian yang kurang tepat.

Sebenarnya sama saja pengisian/perawatan baterai laptop dengan pengisian baterai hp, pengisian baterai sebaiknya dilakukan sebelum baterai habis. Jadi jangan sampai baterai sudah habis barulah di charge. Kenapa ini perlu dihindari, karena dikhawatirkan akan merusak sel-sel yang ada di dalam baterai.

Untuk pengisian tidak ada yang berbeda dengan hp, Saat mengisi (charge) baterai bisa dilakukan sambil bekerja atau dalam keadaan laptop mati. Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah jika pengisian sudah mencapai 100% maka pengisian harus segera dihentikan (lepaskan adaptor dari sumber listrik).

Untuk pemakaian laptop di dalam/luar ruangan yang tersedia sumber listrik sebaiknya baterai dilepaskan dan laptop di sambungkan dengan sumber listrik (tanpa baterai). Hal ini bisa dilakukan untuk menghemat baterai dan jangan lupa sekali-kali baterai dipasang (di charge seminggu sekali) agar sel-sel di dalam baterai tidak cepat rusak.

Semoga bermanfaat buat kita semua,
--- admin ---

Jumat, 14 November 2008

Alternatif Komputer untuk Akses Internet Nirkabel

Jumat, 14/11/2008 13:21 WIB Dewi Widya Ningrum - detikinet



Jakarta - Qualcomm berhasil mengembangkan sebuah alternatif komputer pribadi yang dilengkapi fasilitas akses internet nirkabel berkecepatan tinggi.


Adalah Kayak PC, piranti ini memungkinkan pengguna di negara berkembang terhubung ke internet tanpa harus menggunakan saluran kabel atau perangkat nirkabel.

Senior Vice President of Marketing and Product Management Qualcomm CDMA Technologies, Luis Pineda, mengatakan, Kayak PC adalah contoh bagaimana Qualcomm meningkatkan komputasi dengan jaringan broadband nirkabel untuk membantu mengantarkan kawasan-kawasan baru di dunia ke dalam komunitas online global.

"Inovasi nyata jaringan 3G berarti bahwa nirkabel adalah jawaban untuk akses Internet bagi pasar di seluruh dunia - khususnya di negara-negara berkembang," kata Luis Pineda, melalui keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Jumat (14/11/2008).

Referensi design yang ditawarkan Kayak PC adalah menggunakan Mobile Station Modem dual-core Qualcomm, browser web 2.0 dari Opera Software, akses melalui browser ke aplikasi web 2.0, mendukung television set dan monitor komputer untuk digunakan sebagai display dan/atau untuk built-in display.

Piranti ini juga kompatibel dengan keyboard dan mouse standar untuk input, dan fungsi music player dan/atau 3D gaming console. Para manufaktur dapat merancang beragam piranti berdasarkan referensi design tersebut.

Kayak PC terlebih dahulu akan diujicobakan ke pengguna mulai kuartal pertama 2009 di Asia Tenggara, baik pada jaringan CDMA2000 maupun WCDMA (UMTS).

"Pasar negara-negara berkembang akan menjadi pendorong pertumbuhan terbesar bagi industri telekomunikasi di tahun-tahun mendatang," jelas Mark Hirsch, Vice President of Corporate Marketing Inventec Corporation. ( dwn / faw )

Kamis, 23 Oktober 2008

Mengenal Layar Sentuh & Komponen utamanya


Teknologi Tua yang Masih Elegan

Teman-teman pernah mencoba touch screen / layar sentuh ? Touch screen merupakan sebuah perangkat keras yang mirip seperti monitor komputer tetapi mempunyai kelebihan dibandingkan monitor biasa. Layar sentuh atau dalam bahasa Inggrisnya Touchscreens, touch screens, touch panels atau touchscreen panels adalah layar tampilan komputer yang sensitif terhadap sentuhan manusia, sehingga seseorang dapat berinteraksi dengan komputer dengan cara menyentuh gambar atau tulisan yang terpampang pada layar komputer. Touchscreen sering dipakai pada kios informasi ditempat-tempat umum, misalnya di bandara dan rumah sakit serta pada perangkat pelatihan berbasis komputer. Sistem touchscreen tersedia dalam bentuk monitor yang sudah memiliki kemampuan layar sensitif sentuhan dan ada juga kit touchscreen yang lebih ekonomis yang dapat dipasang pada monitor yang sudah ada Touchscreen: Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan kita yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat digunakan. Touchscreen jenis ini diklaim sebagai jenis touchscreen yang paling canggih dan memiliki banyak keunggulan daripada kedua jenis touchscreen lainnya. Karena tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touchscreen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen, sehingga lebih jernih dan terang dibandingkan dengan Resistive touchscreen. Tanpa adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen jenis ini menjadi lebih kuat dan tahan lama karena tidak akan ada lapisan yang dapat rusak atau haus ketika di sentuh, tidak ada lapisan yang akan rusak ketika terkena air, minyak, debu, dan banyak lagi.

Kekurangan layar sentuh

Namun touchscreen ini juga bukannya tanpa kelemahan. Meskipun secara fisik kebal terhadap gangguan elemen-elemen luar, kinerja dari layar sentuh ini dapat diganggu oleh elemen-elemen seperti debu, air, dan benda-benda padat lainnya. Sedikit saja terdapat debu atau benda lain yang menempel di atasnya maka layar sentuh dapat mendeteksinya sebagai suatu sentuhan. Sensor-sensor ultrasoniknya akan langsung bekerja dengan baik. Maka itu layar sentuh jenis ini harus dijaga dengan ekstra hati-hati. Layar sentuh jenis ini sangat cocok digunakan pada ruangan training komputer, keperluan dalam ruangan untuk menampilkan informasi dengan sangat jernih dan tajam, presentasi dalam ruangan, dan banyak lagi.

Jenis layar sentuh
Capasitive Touchscreen

Touchscreen jenis ini memiliki cara kerja yang cukup rumit, namun sangat andal dalam
ketahanan dan kejernihannya. Capasitive touchscreen memiliki sebuah lapisan pembungkus yang merupakan kunci dari cara kerjanya, yaitu pembungkus yang bersifat capasitive pada seluruh permukaannya. Panel touchscreen ini dilengkapi dengan sebuah lapisan pembungkus berbahan indium tinoxide yang dapat meneruskan arus listrik secara kontiniu untuk kemudian ditujukan ke sensornya. Lapisan ini dapat memanfaatkan sifat capacitive dari tangan atau tubuh manusia, maka dari itu lapisan ini dipekerjakan sebagai sensor sentuhan dalam touchscreen jenis ini. Ketika lapisan berada dalam status normal (tanpa ada sentuhan tangan), sensor akan mengingat sebuah nilai arus listrik yang dijadikan referensi. Ketika jari tangan kita menyentuh permukaan lapisan ini, maka nilai referensi tersebut berubah karena ada arus-arus listrik yang berubah yang masuk ke sensor. Informasi dari kejadian ini yang berupa arus listrik akan diterima oleh sensor yang akan diteruskan ke sebuah controller. Controller ini berfungsi untuk meneruskan informasi tersebut ke mesin pengalkulasi posisi dari gangguan atau sentuhan tersebut. Proses kalkulasi posisi akan dimulai di sini. Kalkulasi ini menggunakan posisi dari ke empat titik sudur pada panel touchscreen sebagai referensinya. Ketika hasil perhitungannya didapat, maka koordinat dan posisi dari sentuhan tadi dapat di ketahui dengan baik. Akhirnya informasi dari posisi tersebut akan diintegrasikan dengan program lain untuk menjalankan sebuah aplikasi. Capasitive touchscreen sangat berbeda dengan kedua jenis touchscreen sebelumnya. Touchscreen jenis ini baru dapat bekerja jika sentuhan-sentuhan yang ditujukan kepadanya berasal dari benda yang bersifat konduktif seperti misalnya jari-jari kita. Tidak seperti Resistive atau Surface wave yang dapat disentuh dengan jari tangan ataupun stylus, touchscreen ini hanya dapat dioperasikan dengan jari saja. Tetapi dengan adanya sifat seperti ini, maka touchscreen ini tidak mudah terpengaruh oleh gangguan dari benda-benda lain di atasnya seperti misalnya debu atau air. Tampilan layarnya pun sangat jernih daripada jenis Resistive touchscreen sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai keperluan interaksi dalam publik umum seperti misalnya di restoran, kios elektronik, lokasi Point Of Sales, dan banyak lagi. Bagaimana Sebuah Layar Touchscreen Bekerja? Sebuah layar touchscreen yang paling sederhana terdiri dari tiga buah komponen utama dalam bekerja.

Komponen tersebut adalah sebagai berikut:

1. Touch Sensor merupakan sebuah lapisan penerima input dari luar monitor. Input dari touchscreen adalah sebuah sentuhan, maka dari itu sensornya juga merupakan sensor sentuh. Biasanya sensor sentuh berupa sebuah panel terbuat dari kaca yang permukaannya sangat responsif jika disentuh. Touch sensor ini diletakkan di permukaan paling depan dari sebuah layar touchscreen, dengan demikian area yang responsif terhadap sentuhan menutupi area pandang dari layar monitor. Maka dari itu ketika kita menyentuh permukaan layar monitornya, input juga telah diberikan oleh kita. Teknologi touch sensor yang kini banyak digunakan terdiri dari tiga macam, seperti yang telah dijelaskan di atas, yaitu Resistive touchscreen, Capasitive touchscreen, dan Surface wave touchscreen. Semua jenis sensor ini memiliki cara kerja yang sama, yaitu menangkap perubahan arus dan sinyal-sinyal listrik yang ada pada sensor tersebut, merekamnya dan mengubahnya menjadi titik-titik koordinat yang berada di atas layar, sehingga posisi tepat dari sebuah sentuhan dapat langsung diketahui dengan benar.

2. Controller Controller merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara sensor dengan perangkat komputer yang akan memproses sentuhansentuhan tersebut. Ketika sensor-sensor merekam sebuah even sentuhan, maka data yang dimilikinya diteruskan ke sebuah controller. Controller tersebut kemudian akan melakukan penerjemahan informasi dari sensor-sensor tersebut menjadi informasi yang dimengerti oleh prosessor komputer. Setelah informasi masuk dan diproses oleh processor, maka hasil akhirnya akan dikeluarkan lagi ke monitor untuk ditampilkan. Kembali controller bertugas untuk menterjemahkan informasi dari processor untuk diubah menjadi sebentuk gambar yang ditampilkan di atas layar monitor.

3. Software driver merupakan sebuah software pengatur yang diinstal pada perangkat komputer atau PC yang tugasnya adalah untuk mengatur agar perangkat touchscreen dan komputer dapat bekerja sama untuk digunakan dalam berbagai macam keperluan. Software driver akan mengatur operating system dari perangkat komputer bagaimana caranya menangani even-even sentuhan yang berasal dari sensor-sensor di atas layar touchscreen. Kebanyakan dari driver touchscreen saat ini sudah menggunakan driver yang hampir sama dengan driver sebuah mouse. Hal ini akan membuat sebuah even sentuhan pada satu titik di layar monitor seperti sebuah even klik pada mouse di posisi yang sama. Dengan menggunakan driver dari perangkat mouse, maka para developer program tidak perlu pusing-pusing lagi memikirkan bagaimana programnya dapat berinteraksi dengan sebuah touchscreen. Touchscreen di Mana-mana Jika teman-teman ingin merasakan layar touchscreen namun tidak punya PDA atau TabletPC, pergilah ke mall-mall atau ke kumpulan mesin ATM. Di sana teman-teman akan menemukan sebuah aplikasi touchscreen yang sangat tepat. Penunjuk direktori atau iklan promosi di mall tersebut sudah bisa kita akses dengan menyentuhkan jari kita di sebuah layar besar. Atau jika kita hanya ingin mentransfer uang tanpa mengambil uang cash, saat ini banyak tersedia mesin ATM dengan touchscreen. Semua itu tentu bertujuan untuk memudahkan kita berinteraksi dengan komputer, sehingga informasi yang ingin dicari dapat cepat tersampaikan. Selain itu, pihak penyedia jasa tentu tidak perlu menyewa seseorang untuk berinteraksi dengan kita dalam mencari informasi. Sangat efisien, bukan? Selamat mencoba!

Sumber : wikipedia howstuffworks pcmedia